wargaenamdua.com -
Polres Flores Timur kembali menyampaikan himbauan kepada masyarakat terkait aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki yang kembali mengalami erupsi pada Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan informasi Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-Laki dan PVMBG, erupsi terjadi pukul 10.48 WITA dengan tinggi kolom abu sekitar 600 meter di atas puncak atau sekitar 2.184 meter di atas permukaan laut.
Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, S.H., melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, SH., menjelaskan bahwa hingga saat ini status Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berada pada Level III (Siaga).
Masyarakat diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti setiap arahan dan informasi resmi yang disampaikan pemerintah maupun instansi terkait.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya. Termasuk video yang saat ini beredar di media sosial terkait kondisi Gunung Lewotobi Laki-Laki, setelah dilakukan pengecekan, video tersebut adalah hoaks dan bukan kondisi terkini Gunung Lewotobi Laki-Laki,” ujar Kasi Humas Polres Flores Timur.
Lebih lanjut, Masyarakat dan wisatawan juga diingatkan untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi serta mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Warga yang terdampak hujan abu vulkanik, dianjurkan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut.
Kasi Humas menambahkan, situasi kamtibmas di Kabupaten Flores Timur hingga saat ini tetap kondusif dan aktivitas masyarakat berjalan normal.
Polres Flores Timur mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta selalu mengikuti perkembangan Gunung Lewotobi Laki-Laki melalui sumber resmi, yakni Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki-Laki dan Pusat Vulkanologi serta Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).